
Hi Teman Blogger!
Tahukah kalian jika bangunan yang terlihat kokoh bisa saja menjadi roboh hanya karena sekoloni rayap? Mereka bisa menyerang pintu, mengeroposkan tiang penyangga rumah hingga plafon, bahkan perabot rumah tangga. Alhasil rayap yang berkoloni ini bisa dengan mudah melemahkan struktur bangunan dan merusak perabot di dalamnya.
Yap, separah itu rayap jika mereka sudah bereaksi, mereka bisa merusak bangunan dan sangat merugikan.
Masalah dan Kerugian yang Disebabkan Rayap
Rayap sebenarnya sejenis serangga yang berukuran kurang dari 1inci dan masih berkerabat dengan kecoa, dia adalah pemakan selulosa dari infraordo isopteran. Namun jika rayap ini mulai hidup dalam koloni besarnya dan bekerja tanpa henti, fatalnya mereka sulit dikendalikan dan bisa membuat bangunan rusak.
- Pada Struktur Bangunan
Rayap bisa merusak fondasi, plafon, tiang, hingga rangka atap rumah menjadi keropos, rapuh dan ambruk.
- Pada Furniture atau Kayu
Rayap bisa membuat lemari, kursi dan kusen pintu mengalami pelapukan hingga rusak.
- Pada Kertas
Rayap bisa menghancurkan buku, dokumen penting, uang dan kardus menjadi bubuk kertas.
Namun fakta menariknya, ternyata tak sedikit pemilik rumah baru menyadari keberadaan rayap yang berbahaya ini setelah munculnya tanda-tanda kerusakan pada lantai, dinding dan juga perabot. Padahal biaya renovasi dan perawatan akibat kerusakan oleh rayap ini pastinya nggak murah, loh.
Karena faktanya, berdasarkan laporan Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) terkini menyatakan bahwa 70% wilayah Indonesia ternyata sangat rawan terhadap serangan rayap karena faktor iklim dan kondisi tanah. Dan kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat serangan rayap ini diperkirakan mencapai 2,8 Triliun Rupiah setiap tahun, angka yang cukup fantastis bukan?
Lalu, apa yang bisa dilakukan terhadap serangan rayap ini?
Agar kerusakan bangunan tak semakin parah, ada baiknya Teman Blogger mulai kenali dan mulai cek tanda-tanda kemunculan rayap disekitar rumah seperti di bawah ini:
- Cek Jalur Lumpur Rayap
Jalur lumpur merupakan jalur yang biasa dipakai rayap untuk melewati tanah tanpa terkena udara kering menuju properti yang akan diserangnya. Biasanya terlihat seperti garis atau terowongan tipis berwarna cokelat di dinding, tiang atau fondasi.
- Cek Kondisi Kayu
Ketika kusen, pintu, jendela dan lemari kayu diketuk terdengar suara kosong di dalamnya, berarti kayu mulai kopong atau berongga yang artinya kayu tersebut sudah habis dimakan rayap.
- Cek adanya Kotoran Rayap
Jika di bawah perabot atau kusen terdapat butiran kecil mirip serbuk kayu atau pasir halus berwarna gelap, berarti rayap benar hadir di sana.
- Cek Kondisi Cat Pada Kayu atau Tembok
Jika cat pada tembok atau permukaan kayu mulai mengelupas karena menggelembung, melengkung atau retak maka benar ada aktivitas rayap dibaliknya.
Langkah Pencegahan dari Serangan Rayap
Nah, sebagai upaya pencegahan agar rumah bebas dari serangan rayap, Teman Blogger juga bisa lakukan 5 hal ini di bawah ini:
- Jaga Area Rumah Tetap Kering
Rayap akan bertumbuh secara masif didaerah yang lembab, maka perlu agar area sekitar rumah dijaga tetap kering dan menghindari hal-hal yang memicu kelembaban, seperti adanya kran atau pipa air yang bocor.
- Ventilasi Rumah yang Baik
Pada ventilasi rumah yang baik, maka sirkulasi udara karena cahaya matahari yang masuk dan berputar didalam rumah menjadi hangat dan bersih. Hal ini bisa mengurangi kelembaban rumah sehingga rayap tidak bisa berkembang biak dengan baik.
- Gunakan Pelindung Kayu
Agar rayap tidak menyerang kayu pada kusen atau perabot, maka perlu dilapisi dengan cat atau cairan anti rayap sebelum digunakan.
- Tutup Celah Jalannya Rayap
Agar rayap tidak masuk mealalui tanah, maka perlu menutup celah retake pada dinding, lantai dan fondasi rumah.
- Pilih Material Modern Pengganti Kayu
Karena kayu sering menjadi sasaran mudah serangan koloni rayap, maka perlu menggunakan alternatif material pengganti kayu, seperti WPC (Wood Plastic Composite) atau lantai SPC (Stone Plastic Composite) yang tidak disukai rayap.
Namun jika beberapa cara di atas untuk pencegahan serangan rayap sudah dilakukan, tapi rayap masih muncul lagi dan menyebabkan kerusakan yang makin serius. Maka Teman Blogger bisa menggunakan jasa pembasmi rayap professional agar pemeriksaan bisa dilakukan secara rutin dan berkala, sehingga risiko terburuk bisa dihindari dan rumah bisa tetap terjaga dan terlindungi.
Oke Teman Blogger semoga informasi ini bisa membantu Teman Blogger agar rumah tetap terjaga dari serangan rayap yang bisa berisiko tinggi pada rumah kalian, yaa!
Salam,
Nanik K


